AWAND GUNAWAN

AWAND GUNAWAN

TRIK MEMILIH TIPE BUSI YANG PAS UNTUK MOTORMU



Busi pada sutu kendaran khusunya pada sepeda motor merupakan suatu komponen yang sangatlah penting. Tetapi kebanyakan orang tidak terlalu  mementingkan dan juga memperhatikan akan busi yang mereka pakai di kendaraannya. Bahkan biasanya busi tidak mempunyai perawatan yang khusus yang biasa di lakukan pada komponen lain, mereka biasanya akan mengganti busi apabila busi tersebut mati.

Untuk itu sebelum menentukan untuk mengganti busi motor anda, sebaiknya kita harus kenali lebih dulu jenis dari busi berikut ini:

-          Busi Standar
Biasanya pada busi standar bahan ujung elektroda terbuat dari nikel dan diameter center electrode rata-rata 2,5 mm. Jarak tempuh untuk busi standar bisa mencapai sampai dengan 20 ribu Km, ketika kondisi pembakaran yang terjadi itu normal.

-          Busi Platinum
Biasanya pada busi platinum ujung elektroda terbuat dari nikel dan center electrode dari platinum, jadi pengaruh panas ke metal platinum akan lebih kecil. Diameter center electrode 0,6 mm - 0,8 mm, jarak tempuh untuk busi jenis ini adalah sekitar 30 ribu km. ini merupakan Busi yang menjadi favorit para bikers penyuka touring karena kemampuannya dan juga daya tahannya.

-          Busi Iridium
Ciri khasnya pada busi ini adalah ujung elektroda terbuat dari nikel dan center electroda dari iridium alloy warna platinum buram. Diameter center electroda 0,6 mm - 0,8 mm. Jarak tempuh untuk busi ini sekitar 50 ribu sampai 70 ribu km. busi ini berumur cukup lama cocok buat mesin motor ber cc besar diatas 150cc. busi ini bisa dikatakan semi kompetisi, dan biasanya diaplikasi buat mesin motor non standar atau racing.

-          Busi Racing
Busi ini adalah busi yang tahan terhadap kompresi tinggi, serta temperatur mesin yang juga tinggi. Dipersiapkan untuk mampu mengimbangi pemakaian full throttle dan deceleration. Pada busi racing tidak sama dengan busi Iridium. Pada diameter center electroda pun relatif kecil meruncing macam jarum. Jarak tempuh busi juga relatif pendek di 20 ribu - 30 ribu Km, karena di pahkai khusus untuk rpm tinggi diatas 6000 dengan temperatur mesin yang sangatlah tinggi.

Baca juga untuk cara membersihkan busi dengan mudah disini.....

Post a Comment

0 Comments